Pages

Tampilkan postingan dengan label Lintang Kuliner. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lintang Kuliner. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 17 Januari 2015

KUE LUPIS

Kue lupis atau lopis adalah salah satu jajanan pasar yang sangat populer di daerah Jawa, Indonesia. Kue lupis merupakan kue manis yang diolah dari bahan dasar berupa beras ketan yang diberi taburan kelapa parut lalu diberi larutan gula aren diatasnya. Berikut ini cara membuat serta resep yang dibutuhkan untuk membuat kue lupis yang manis ini.
Bahan-bahan:
1. 400 gram beras ketan (bersihkan lalu rendam kurang lebih
selama 1 jam).
2. 250 gram kelapa parut.
3. 2 lembar daun pandan ukuran 20 cm kemudian ikat simpul.
4. ¼ sdt garam halus.
5. ½ sdm air kapur sirih.
6. Daun pisang serta tali untuk pembungkus.

Larutan gula:
1. 350 gram gula aren (sisir halus).
2. 300 ml air matang.

Cara membuat:
Pertama, tuangkan ½ sendok makan air kapur sirih kedalam beras ketan yang direndam tadi lalu aduk secara merata. Selanjutnya, ambil selembar daun pisang lalu bentuk segitiga atau berbetuk seperti bangun ruang lupis kemudian isi daun pisang tersebut dengan beras ketan. Setelah diisi, kemudian ikat setiap bagian ujung-ujungnya dengan tali yang telah disiapkan agar tetap rapat. Lakukan untuk setiap lembaran-lembaran daun hingga beras ketan habis. Setelah semua beras ketan terbungkus, kukus beras ketan hingga benar-benar matang. Untuk membuat taburan kelapa, mula-mula kukus kelapa parut bersama garam serta daun pandan kurang lebih 10-15 menit, lalu tiriskan dan dinginkan. Untuk membuat larutan gula, rebus air bersama dengan gula aren hingga menjadi larutan gula yang kental. Selanjutnya angkat dan dinginkan larutan gula tersebut. Untuk cara penyajian kue lupisnya, mula-mula buka semua pembungkus kue lupis dari daun pisang tadi kemudian taruh diatas piring saji. Selanjutnya taburi kue lupis dengan kelapa parut lalu tuangkan pula larutan gula diatasnya.

Kue lupis ini sangat nikmat disantap bersama dengan teh hangat sebagai hidangan sarapan di pagi hari.

Sabtu, 10 Januari 2015

Mochi Kaswari "LAMPION"

Mochi Kaswari "LAMPION" beralamatkan di jalan Bhayangkara - Gg Kaswari II No.9 dan 19 Sukabumi. Moci merupakan salah satu oleh-oleh dari kota sukabumi. Ada salah satu tempat moci yang merupakan pelopor kuliner khas Sukabumi ini yaitu, Mochi Kaswari "LAMPION". Di sebuah gang di Jl Bhayangkara.

Mochi Kaswari lebih sering disebut dengan Mochi Lampion ini, memiliki aneka rasa mochi seperti: suji pandan, vanila, durian, pisang ambon, blueberry, melon, mocca, coklat, keju dan strawberry. Semuanya berisi kacang tanah manis, yang membedakan adalah rasa di "dagingnya" yang Kenyal, lembut dan manisnya terasa begitu khas, mungkin inilah yang membedakan Mochi Lampion dengan mochi lainnya. Dikemas dalam kotak berisi sepuluh butir mochi, dan diikat setiap lima kotak, Mochi Lampion dijual seharga Rp. 30.000/ikat atau Rp. 6.000/kotak.
Mochi ini memang tidak terlalu tahan lama, disarankan untuk dihabiskan dalam waktu empat hari saja, bahkan untuk beberapa varian seperti durian dan keju hanya tahan dua hari. Bisa dimasukkan ke kulkas, tapi tentunya akan menghilangkan kekenyalan yang menjadi ciri khas penganan ini.

Berdasar informasi yang didapat dari brosur yang tersedia di outlet Mochi Kaswari "Lampion", usaha ini didirikan sejak tahun 1983 oleh Bapak Kuswandi dan sekarang sudah dikelola oleh generasi keduanya dan tidak membuka cabang di tempat lain. Akan tetapi sejak tanggal 12 Februari 2014, telah dibuka Galeri Mochi Kaswari Lampion yang berada di mulut gang kaswari II, tidak jauh dari jalan raya bhayangkara. Ini tentunya memudahkan konsumen yang tidak perlu masuk sampai ke dalam gang untuk membeli mochi lampion di pabriknya. Sekitar 2000 keranjang diproduksi setiap harinya, dan jumlah ini dapat meningkat dua kali lipat di saat hari libur atau akhir pekan.

Sabtu, 03 Januari 2015

Tutut, Keong Sawah Yang Gurih

Tutut (keong sawah) merupakan hewan bercangkang, sejenis keong, yang biasanya hidup dan banyak terdapat di sawah, ukurannya lebih kecil dari keong pada umumnya. Tutut mempunyai rasa yang enak dengan tekstur kenyal dan bergizi tinggi maka oleh sebagian masyarakat memanfaatkan tutut sebagai makanan.

Tutut dapat diolah dengan berbagai cara, salah satunya yaitu dimasak dengan bumbu kuning. Tutut terlebih dahulu direndah selama satu malam, lalu dibersihkan dari lumpur dan lumut yang menempel pada cangkangnya, lalu potong bagian cangkang yang lancip untuk mengeluarkan kotorannya. Kemudian cuci beberapa kali sampai bersih, tutut siap di masak. Untuk mempertajam rasa, tambahkan bawang merah, bawang putih, kunyit, kemiri, sereh, dan bumbu penyedap seperti garam dan gula secukupnya. Masak sekitar 10-15 menit.

Jika anda merasa kesulitan untuk membuatnya di rumah, anda dapat menemukan olahan tutut ini di beberapa tempat di Sukabumi seperti di foodcout Yogja, di Foodcourd Selamat, atau di sebrang Toserba Yogja. Tutut bumbu kuning akan terasa enak jika disajikan ketika masih hangat. Anda dapat menambahkan bubuk cabai jika suka pedas. Selamat mencoba!

Sabtu, 27 Desember 2014

KUE BOLU PISANG





Selain mochi, Sukabumi juga terkenal dengan kue bolu pisangnya. Bolu Pisang adalah makanan yang bernilai jual tinggi karena dibuat dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan dimana saja, bolu pisang terbuat dari terigu yang dicampur dengan pisang dan diaduk dengan tambahan telur, mentega, susu, dan bahan lainnya kemudian di oven sampai mengembang dan empuk lalu ditambah dengan taburan kacang di atasnya. Bolu pisang mempunyai rasa yang manis dengan aroma pisang yang khas sehingga menambah daya tarik makanan ini.

Ibu Anon salah seorang pecinta kue bolu pisang menuturkan “saya sangat menyukai kue bolu pisang karena rasanya enak terlebih jika disantap saat masih hangat, bahkan jika saya bepergian ke luar kota pun saya selalu menyempatkan untuk membeli kue bolu pisang sebagai buah tangan dari Sukabumi”

Di Sukabumi, kue ini akan mudah anda temukan karena banyaknya outlet yang menjual kue bolu pisang seperti bolu pisang Ibu Onih, bolu pisang Amor, bolu pisang Alam Jaya, dan berbagai outlet lainnya. Selain rasanya enak, kue ini juga sangat terjangkau, anda dapat membawa pulang kue bolu pisang hanya dengan harga sekitar Rp. 27.000,- dalam ukuran besar dan Rp. 15.000,- dalam ukuran kecil.

Sabtu, 13 Desember 2014

BUBUR AYAM BUNUT SUKABUMI


Bubur ayam merupakan salah satu jenis bubur asli Indonesia. Bubur ini terbuat dari beras yang diberi air banyak sehingga memiliki tekstur lembut dan berair. Bubur ayam dapat kita jumpai hampir di seluruh Indonesia. Jika anda berkunjung ke Sukabumi, jangan sampai melewatkan bubur ayam khas Sukabumi yaitu Bubur Ayam Bunut. Dalam pengolahan, Bubur Ayam Bunut menggunakan beras organik sebagai bahan utamanya hal ini dimaksudkan agar rasa bubur lebih gurih dan nikmat. Selain itu, Bubur Ayam Bunut juga menggunakan ayam kampung yang dibentuk dadu dan potongan-potongan kecil sehingga ayamnya terasa sangat berpadu dengan bumbu rempah yang ada. Citarasanya bertambah dengan adanya bawang, seledri, dan bawang goreng di atasnya. Kerupuk emping dan pangsit juga menambah semarak kenikmatan dari bubur ini.

Adapun makanan pelengkap yang tersedia di Bubur Ayam Bunut seperti karaoket, sayap ayam kampung, dada ayam kampung. Uang yang harus anda keluarkan untuk bubur ini adalah sebesar Rp. 15.000,- . Bubur Ayam Bunut berlokasi di Jl. Siliwangi no. 93/131 Sukabumi dan membuka cabang di dekat lapang Merdeka Sukabumi. Bubur Ayam Bunut buka setiap hari pukul 06.00 - 23.00 WIB

Selain bubur ayam, Bubur Ayam Bunut juga menyediakan beraneka ragam menu lainnya yang akan menggoyang lidah Anda, seperti seperti sop buntut sapi, nasi timbel komplit, sop iga, sop kaki, bermacam-macam nasi goreng, roti bakar, pisang bakar, dll. Bubur Ayam Bunut juga memiliki berbagai macam minuman khas, seperti teh tarik rempah, bandrek, dan bajigur serta bermacam-macam minuman lainnya yang dijamin akan menambah kaya pengalaman kuliner Anda.

Sabtu, 06 Desember 2014

Bandros Ata



Bandros yang beralamat di Jl. Gudang no. 4, Sukabumi merupakan salah satu jajanan malam yang terbuat dari tepung terigu dicampur telur, mentega, dan irisan kelapa.

Nama "Ata" sendiri diambil dari nama pemiliknya yaitu, Mbah Ata dan resep bandrosnya pun diwariskan secara turun-temurun, inilah yang membuat bandroa ata mempunyai ciri khas sendiri dari bandros biasanya, bandros ata ada beberapa varian seperti rasa cokelat, rasa trobery, dan rasa lainnya.

Menurut pemiliknya bandros ata tidak pernah kekurangan pelanggan, bandros ata buka sejak pukul 20:00 WIB sampai pukul 05:00 pagi hari. Setiap malam bandros ata selalu ramai dan penikmatnya pun antri khususnya di malam minggu.

Sabtu, 29 November 2014

GONGSIR, MAKANAN TRADISIONAL SUNDA

SUKABUMI, AKAR MELINTANG - Gongsir merupakan singkatan dari jagong (indonesia: jagung) dan gula pasir, sebagian lagi menyebut bahwa gongsir adalah singkatan dari ‘jagong disisir’. Di daerah lain mungkin punya nama berbeda untuk makanan seperti ini, contohnya di sebagian daerah di Jawa Tengah gongsir ini disebut grontol. Gongsir merupakan makanan tradisional Sunda yang sudah jarang ditemukan di Sukabumi. Gongsir merupakan sisiran jagung rebus yang diberi gula pasir dan ditambah parutan kelapa muda. Karena proses pembuatan gongsir ini sangat mudah, anda bisa mencoba untuk membuatnya dirumah.

Gongsir merupakan salah satu makanan yang harusnya dipelihara jangan sampai pudar dan jangan sampai tergerus zaman luntur karena makanan modern yang begitu instan dan penuh dengan pengawet. Sebagai generasi muda kita patut memelihara budaya Indonesia asli dan jangan sampai kalah oleh makanan modern sebab keaslian dan uniknya makanan ini menjadi daya tarik bagi penikmat kuliner.

Sabtu, 15 November 2014

PUTRI NOONG MAKANAN KHAS SUNDA

SUKABUMI, AKAR MELINTANG - 15/11/14 Pernahkan Anda mencicipi kue bernama Putri Noong? Kue ini merupakan salah satu kue tradisional khas Indonesia khususnya Sunda. Tidak dapat dipungkiri saat ini, kue-kue modern memang secara tidak langsung telah menyingkirkan penganan tradisional khas Sunda, salah satunya kue Putri Noong. Hal tersebut sangat disayangkan karena cita rasa makanan tradisional seperti Putri Noong ini tidak kalah rasanya dengan kue-kue modern. Selain dari rasa kue tradisional yang enak, penganan tradisional juga terhindar dari bahan-bahan kimia, karena semua bahan yang digunakan adalah bahan berasal dari alam. Bernama putri noong yang dalam bahasa Indonesia putri ngintip, yang menurut orang Sunda menamainya seperti itu karena pisang yang dibalut oleh singkong yang terlihat hanya sedikit yang terkesan seperti orang sedang mengintip.

Kue Putri Noong merupakan kue yang terbuat dari singkong, gula pasir, garam, pisang dan pewarna makanan alami. Cara pembuatan penganan ini bisa dibilang susuh-susah gampang prosesnya dimulai dari singkong yang sudah dibersihkan lalu diparut kemudian dicampur dengan gula pasir, garam, dan pewarna makanan alami. Setelah adonannya jadi, baru balut pisang raja atau pisang lain yang Anda suka dengan adonan singkong, setelah itu barulah dibalut dengan daun pisang yang sudah layu dan kukus hingga matang setelah itu barulah dipotong sesuai ukuran yang Anda suka agar lebih gurih taburi dengan parutan kelapa.

WEDANG RONDE MINUMAN KESEHATAN TRADISIONAL

Wedang Ronde merupakan minuman tradisional asli dari Jawa selain jamu dan dawet. "Wedang" dalam Bahasa Jawa berarti "minuman". Sedangkan Ronde adalah adonan khusus yang terdiri dari campuran tepung beras dan gula merah berbentuk bulatan-bulatan dan dibagian dalamnya berisi kacang yang dihancurkan. Untuk membentuk Wedang Ronde, adonan ronde ini dicelupkan ke dalam air jahe yang masih panas. Dengan mengkonsumsi wedang ronde, tubuh, terutama tenggorokan, dada dan perut akan terasa hangat. Wedang ronde juga sangat bagus untuk kesehatan dan meningkatkan stamina, minuman ini sangat cocok dikonsumsi saat cuaca dingin atau musim penghujan.

Salah satu warga Sukabumi yang membuka usaha wedang ronde ini yaitu Bapak Oki (41), beliau membuka usaha wedang ronde sejak tahun 2009, warung wedang ronde Bapak Oki buka setiap hari mulai pukul 17.00-23.00 WIB di Jln. Jendral Ahmad Yani tepatnya di depan Bank BNP (Kota Paris) Sukabumi. Cukup dengan mengeluarkan uang Rp.10.000 Anda sudah dapat menikmati wedang ronde, adapun menu lain yang ditawarkan yaitu sekoteng. Selamat mencoba!

Sabtu, 08 November 2014

TREND BAKSO JELETOT DI SUKABUMI

Mungkin ada diantara kita yang mengira bakso adalah makanan asli Indonesia karena begitu mudahnya kita menemukan jenis makanan ini di Indonesia. Dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar menyediakan bakso. Bakso memiliki akar seni kuliner Tionghoa. Dalam bahasa hokian ba' artinya babi dimana memang makanan tersebut awal mulanya berasal. Seperti ba'so, ba'mie, ba'pao, dan ba' yang lainnya. Lazimnya penulisan yang digunakan mengganti tanda ' menjadi huruf k sehingga menjadi bakso, bakmie, dan lain-lain. Karena kebanyakan penduduk Indonesia adalah muslim, maka bakso lebih umum terbuat dari daging halal seperti daging sapi, ikan, atau ayam.

Sabtu, 01 November 2014

SEBLAK, JAJANAN FAVORIT DAGO

SUKABUMI, AKAR MELINTANG - Jalan Ir. H. Juanda (Dago) Pusat jajanan murah dan favorit di Kota Sukabumi, selain harganya terjangkau, lokasinya pun terjangkau karena tepat berada di pusat kota dekat Balai Pemerintahan Daerah, gedung DPRD, Kampus, dan berbagai sekolah yang tersebar di sekitar dago. Berbagai macam makanan dan minuman tersedia disini, mulai dari nasi goreng, bakso, mpek-mpek, dan masih banyak lagi, dari pedagang kaki lima sampai rumah makan.

Peminat jajanan Dago mulai dari anak-anak sampai dewasa, baik siswa, mahasiswa, dan pengunjung yang kebetulan lewat dan mampir untuk membeli jajanan Dago. Pengunjung tidak merasa bosan dengan jajanan yang ada di Dago karena banyaknya jenis makanan yang ditawarkan. Makanan paling terkenal di Dago salah satunya adalah seblak dago.